UNCATEGORIZED

My role support in DOTA 2


Dalam dunia Dota, setiap heroes terbagi ke dalam beberapa role. Ada Carry, Midliners, Offliners, dan Support. Role tersebut mencerminkan jalan hidup mereka dalam satu set permainan. Dan di sini role yang paling sering saya pakai adalah Support.

290

Dikuti dari Wikipedia bahasa Indonesia,

Dota 2 adalah sebuah permainan multiplayer online battle arena, merupakan sekuel dari Defense of the Ancients mod pada Warcraft 3 : Reign of Chaos dan Warcraft 3 : The Frozen Throne. DotA 2 dikembangkan oleh Valve Corporation, terbit juli 2013 dota 2 dapat dimainkan secara gratis pada operation system Microsoft Windows, OS X and Linux. Dota 2 dapat dimainkan secara eksklusif melalui distributor resmi valve, Steam.

Dota 2 dimainkan oleh 2 team yang beranggota 5 orang pemain, setiap tim memiliki markas yang berada dipojok peta, setiap markas memiliki satu bangunan bernama “Ancient”, Di mana tim harus berusaha menghancurkan “Ancient” tim lainnya agar dapat memenangkan pertandingan. Setiap pemain mengontrol satu karakter “Hero” yang berfokus pada menaikan level, mengumpulkan gold, membeli item dan melawan tim lawan untuk menang.

Untuk saat ini update terbaru Dota 2 adalah versi 7.00, yang menghadirkan heroes Monkey King sebagai tokoh yang belum pernah hadir di Dota versi pertama.

Support dalam Dota 2 menurut saya adalah seorang leader dari sebuah tim. Apalagi jika supportnya hanya satu orang. Kenapa? Karena dia adalah orang yang berkewajiban mengatur tempo dan arah penyerangan. Hanya saja karena kekompleksan Dota 2 yang dimiliki, maka pengaturan tempo ini kadang dilakukan oleh role manapun, terutama tim random yang tidak saling mengenal.

Support terbagi ke dalam dua jenis, yaitu semi-support dan hard-support. Semi-support cocok diterapkan pada tim yang memiliki dua orang pemain bertipe support. Keduanya dapat memilih jadi semi atau atau salah satu siap menjadi hard-support. Semi-support masih membagi rolenya dengan role lain, tetapi hard-support harus siap jadi “babu”-nya tim.

Kebanyakan orang lebih senang menjadi carry dibanding support karena dialah yang bertugas membunuh musuh. Saya juga termasuk orang menyenangi menggunakan carry, layaknya seorang striker dalam tim sepakbola. Tetapi yang saya percayai adalah bukan seorang carry akan menjadi carry selamanya. Seorang pemain dota memiliki potensi tersendiri terhadap setiap role, tetapi dalam sebuah game, untuk mencapai permainan yang terbaik dia harus menguasai semua role.

Untuk memainkan support, seseorang tidak hanya mengerti cara menggunakan item-item support, warding, stacking, tempo, tetapi harus dapat bermain sebagai carry, offlaner, dan midliner. Alasannya adalah untuk dapat meng-counter sebuah role, anda harus paham mindset mereka. Itulah saat seorang carry yang hebat adalah orang yang dapat memainkan support juga, karena dia paham akan arah si support bergerak.

Jika melihat pengalaman, saya berpikir bahwa hard-carry lah yang paling sulit dilakukan. Pertama kita harus dapat menahan diri untuk tidak mengambil creep, dan menyajikannya untuk carry. Tetapi item support kita harus tetap jadi. Ini yang menyusahkan. Lalu kita harus bisa menyupport sambil menghindari carry musuh, ini juga menyulitkan karen kontradiktif lagi. Yang paling berat adalah walaupun kita menjadi support yang baik tapi tidak dihargai samasekali, tetapi saat kurang sedikit akan ditegur bahkan dicaci habis-habisan (yahh saatnya mute chat). Kalau sudah begitu (harusnya jangan ditiru… hhaha) kadang saya berubah menjadi support jahat, sengaja membunuh teman yang blaming dengan beberapa trik.

Support itu bagaikan mouse, untuk yang lain masih ada touch-pad sih, tapi kalau untuk main dota kita perlu mouse.

Iklan

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s