Takdir manusia dilahirkan untuk memiliki keinginan atau istilah lainnya adalah hawa nafsu. Satu hal yang dinamakan keinginan ini tumbuh secara otomatis bersamaan seorang manusia dilahirkan. Dan tidak akan putus sampai orang tersebut mati.

Contohnya adalah seorang bayi akan menangis ketika lahir ke dunia. Tangisan itu menandakan keinginannya untuk hidup, keinginan untuk diketahui keberadaannya di muka bumi. Selanjutnya berbagai keinginan semakin bertambah dan berkembang. Semakin bertambah usia keinginan manusia menjadi semakin kompleks.

Berbagai keinginan manusia mereka bagi ke dalam berbagai istilah. Misalnya ada yang menyebutnya kebutuhan hidup. Lalu keinginan terbesar lazim disebut dengan cita-cita. Ada juga namanya harapan dan impian. Tapi semuanya itu hakikatnya sama, yaitu sesuatu yang ingin manusia dapatkan.

Setiap orang mampu berpikir lebih dari jutaan hal, sehingga ia mampu menciptakan berbagai keinginan yang luar biasa dan sangat banyak. Tak ada batasan untuk memiliki seberapa banyak keinginan. Masalahnya adalah bagaimana keinginan itu dapat terealisasi.

Dengan menggunakan logika kita tahu bahwa manusia memiliki keterbatasan usia, keterbatasan tenaga, dan keterbatasan kesehatan. Keterbatasan inilah yang membuat manusia menjadi sebuah insan tak abadi. Manusia memiliki limit waktu untuk dapat menjadikan nyata setiap keinginannya. Maka dari itu setiap manusia mau tidak mau harus membuat skala prioritas, keinginan mana yang akan didapatkan terlebih dahulu.

Teori ini ada pada sebuah game simulasi yang dikenal dengan The Sims. Game ini mengambil situasi kehidupan yang sebenarnya, hanya saja lebih sederhana. Dari misi yang ada di game ini kita akan mengerti bahwa manusia tidak dapat menguasai atau mendapatkan segala hal. Untuk dapat ahli di bidang musik maka ia harus fokus menekuninya, dengan mengorbankan keahlian yang lain. Jika ia ingin ahli dalam segala hal maka ia harus sadar bahwa ia akan hanya sekedar setengah ahli di dalam berbagai hal.

Mungkin akan ada yang menentang teori ini karena pernah bertemu atau tahu orang yang dapat menguasai berbagai hal dengan sangat baik, atau seperti memiliki segalanya. Harta, ketampanan/kecantikan, kekuasaan, keluarga, pasangan, karir, pendidikan, kecerdasan, semuanya nyaris sempurna. Maaf, dunia tidak bekerja seperti itu. Tuhan bukan tidak memberikan kekurangan padanya, tetapi tuhan masih menutupi kekurangan yang ia miliki. Semua tersebut dapat terjadi karena manusia juga memiliki sifat yang dinamakan iri.

Jika kita melihat keluar, kita terbiasa melihat berbagai hal yang indah. Padahal yang perlu kita lihat adalah keseluruhannya, sesuatu yang indah maupun yang buruk. Ini agar kita sadar berada di hukum kehidupan yang seperti apa. Tak ada yang namanya orang jahat, atau orang baik. Semua manusia diciptakan setengah baik setengah jahat. Hanya saja dengan kadar yang berbeda-beda.

Rezeki manusia tidak dibagikan secara rata sesuai perhitungan manusia. Setiap karunia yang diberikan tuhan dibagikan menggunakan keadilan dan perhitungan yang tuhan miliki. Karena itu setiap manusia akan terlahir dengan bakat yang berbeda, lingkungan yang berbeda, dan jalan hidup yang berbeda. Tapi setiap manusia diberikan kesempatan yang sama, yaitu kesempatan untuk memodifikasi jalur hidupnya masing-masing. Ini bukan masalah bisa atau tidak, ini adalah masalah mau atau tidak.

Dengan semua bekal yang diberikan tuhan kepada kita, semoga kita dapat memanfaatkannya dengan baik. Dan ending dari kisah kehidupan kita akan sesuai dengan apa yang kita harapkan.

Thanks.

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s