Akhirnya saya dapat juga waktu luang untuk memposting di blog ini. Akhir – akhir ini memang terasa benar berharganya waktu. Setiap menit bahkan detik sangat berharga, berbeda dengan beberapa minggu lalu. Hhahaha… mungkin gak penting juga…

Oke, mungkin anda semua sudah tahu kan ketika mencabut UFD atau USB FlashDisk dari sebuah perangkat komputer (berOS Windows) biasanya kita diharuskan menggunakan fasilitas Safely Remove Hardware yang ada di kanan bawah layar (tray). Tetapi beberapa teman saya sempat bingung, bahakan protes ketika saya mencabut UFD seenaknya, dan tidak melakukan fasiltas itu terlebih dahulu (mungkin mereka kira saya agak gaptek… wkwkwkw). Jadi, di sini saya akan menerangkan fungsi dari fasilitas Windows ini agar tidak ada yang protes lagi saat saya mencabut UFD mereka seenaknya.

Safely Remove Hardware, dalam bahasa Indonesia artinya melepas hardware secara aman. Lalu pertanyaannya adalah kenapa melepas hardware bisa menjadi tidak aman? Kita bandingkan antara hardisk dan flashdisk, lebih cepat mana (biasanya) ketika keduanya melakukan proses mengcopy sebuah file yang ukurannya sama? Biasanya hardisklah yang lebih cepat. Mengapa bisa begitu? Itu karena hardisk melakukan sistem cache yang dapat mempercepat sebuah proses baca tulis dalam copy sebuah file.

USB flashdisk memiliki fitur yang sama dengan hardisk, yaitu menggunakan cache untuk mempercepat proses baca tulis (read n write). Jadi ketika proses meng-copy selesai, sebenarnya masih ada proses cache yang berjalan secara background. Inilah yang mengharuskan kita melakukan safely remove hardware agar proses itu distop, sehingga file data tidak rusak (corupt). Atau bisa juga sebagai memastikan bahwa tidak ada proses yang sedang melakukan baca tulis pada UFD.

Nah, sekarang mengapa saya bisa mencabut UFD seenaknya? Ya tentu saja karena fitur cache saya matikan, dan saya yakin bahwa tidak ada satupun proses yang sedang melakukan baca tulis pada UFD. Cukup simpel kan jawabannya.

Bila anda ingin mengatur / mensetting fitur cache itu caranya.

  • Klik kanan di explorer dan pilih properties.
  • Pilih Tab Hardware.
  • Arahkan pada hardware flashkdisk, dan klik properties.

  • Pilih Tab Policies.

  • Pilih “Optimize for quick removal” jika ingin dapat mencabut flashdisk secara cepat,
  • Atau pilih “Optimize for performance” jika ingin memaksilmalkan kecepatan menggunakan cache.

Sekian penjelasan dari saya, jika ada pertanyaan atau saran silahkan jangan malu-malu tulis di form komentar bawah. Dan jangan lupa kalau anda tidak ada kerjaan tolong isi poling di samping. Terima kasih.

3 pemikiran pada “Fungsi Safely Remove Hardware bagi UFD

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s